Balikpapan – Perkembangan industri energi dan rekayasa teknik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan satu hal yang semakin jelas: aktivitas industri tidak lagi terpusat di satu kota. Karena itu, ekspansi menjadi kata kunci bagi Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series tahun 2026. IEE Series akan memasuki fase baru dengan memperluas penyelenggaraannya ke Balikpapan – salah satu pusat pertumbuhan industri energi dan rekayasa di Indonesia Timur – sebagai langkah strategis mendekatkan platform industri ke lokasi proyek dan aktivitas utama nasional.
Untuk pertama kalinya, IEE Series tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, tetapi juga hadir langsung di pusat pertumbuhan industri nasional. IEE Series Balikpapan 2026 akan berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak Indonesia Energy & Engineering Series 2026 yang akan digelar pada September mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pemilihan Balikpapan dilandasi oleh peran strategis Kalimantan dalam lanskap industri nasional, dengan kontribusi sekitar 82% terhadap total produksi batu bara Indonesia yang mencapai 688 juta ton pada 2024. Selain itu, wilayah ini juga menjadi tujuan investasi strategis senilai Rp 36,5 triliun di sektor smelter dan pengolahan mineral. Adanya pelabuhan utama juga menjadikannya titik transit penting bagi distribusi batu bara, material berat, serta operasional kapal tongkang dan kapal tunda yang menopang rantai pasok industri tambang dan energi, membuat Balikpapan dikenal sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah memperoleh persetujuan anggaran hingga Rp 488 triliun. Hal ini turut mempercepat pertumbuhan infrastruktur dan kebutuhan industri pendukung di kawasan tersebut dan menjadikan Balikpapan dan sekitarnya sebagai simpul strategis pertumbuhan industri di Indonesia bagian Timur.
Menjawab dinamika tersebut, IEE Series Balikpapan menghadirkan tiga pameran unggulan: Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia. Ketiganya selama ini dikenal sebagai platform terkemuka di Asia Tenggara di masing-masing sektornya. Di Balikpapan, ketiga pameran ini dibawa lebih dekat ke lokasi proyek dan pelaku industri, untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan yang tengah mengalami percepatan pembangunan dan investasi.
Ekspansi regional ini tidak lepas dari capaian positif IEE Series 2025, yang mencatat peningkatan signifikan dari sisi partisipasi industri dan pengunjung profesional. Selama dua pekan penyelenggaraan di September 2025, rangkaian IEE Series berhasil menarik lebih dari 74.704 trade visitors – meningkat 16% dari total pengunjung pada 2024 – dengan total luas area pameran mencapai lebih dari 143.000 meter persegi dan melibatkan 10 pameran lintas sektor industri utama.
Bertempat di BSCC Dome Balikpapan, IEE Series Balikpapan 2026 akan diselenggarakan di area pameran seluas 8,500 meter persegi, dengan partisipasi sekitar 60 exhibitor dari sektor pertambangan, konstruksi, serta minyak dan gas. Selain menghadirkan teknologi dan solusi industri terkini, pameran ini juga dirancang untuk mendorong interaksi yang lebih intens antara pelaku industri, pemilik proyek, dan pengambil keputusan di wilayah Indonesia Timur.
Sebagi salah satu peserta pameran yang bergerak di industri manufaktur baja ringan PT Multi Colour Indah Indonesia (Mulcindo) tidak mau ketinggalan ikut serta dalam gelaran ini.
Direktur Mulcindo, Suwirja Dinata, mengungkapkan bahwa dengan mengikuti pameran semacam ini tidak hanya memperluas jaringan, melainkan juga membuka pintu bagi pelanggan potensial, serta mendekatkan diri dengan mitra strategis, yang ada di Kalimantan diamana pada akhirnya akan mengakselerasi ekspansi dan pencapaian target perusahaan.
Kami memiliki kapasitas produksi yang terus ditingkatkan dan dukungan teknologi modern, Mulcindo menjadi mitra penting bagi berbagai proyek infrastruktur di seluruh Indonesia. Suwirja menegaskan komitmen perusahaan bukan hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada keberlanjutan dan efisiensi dalam proses produksinya
Kalimantan Timur sebagai daerah yang memiliki banyak pasar potensial seperti pertambangan dan industri perkebunan sawit menjadi sasaran market potensial untuk memperkenalkan kemampuan dan komitmen Mulcindo untuk mendukung kebutuhan infrastruktur di Kaltim tersebut.
Selain itu dengan kita ikut pameran IEE selama beberapa hari ini bisa menjadi kesempatan bagi Mulcindo untuk meningkatkan branding diarea Kaltim dan berkesempatan untuk masuk ke IKN yang masih berpotensi besar kedepannya imbuh Suwirja. Info/red
https://www.pustakalewi.com/58551-2/